Sejarah Anime di Indonesia

6:30 AM littleusagistory 0 Comments

 Anime untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia dengan berbentuk format video kaset pada awal tahun 1980. Dan pada tahun-tahun berikutnya Anime mengalami naik-turun dan pada tahun akhir tahun 1980 bahkan sempat pudar dengan seiringnya berakhirnya era mesin video beta. Dan sedangkan stasiun telivisi lebih banyak menayangkan animasi buatan Amerika dan Eropa karena dianggap lebih mudah untuk memperoleh popularitas. Dan anime sedikit demi sedikit tidak dianggap lagi suatu hal yang trend.
   Akhirnya pada pertengahan tahun 1990 Anime mulai eksis kembali dan itu merupakan hal yang membahagiakn bagi penggemar anime di indonesia. Dan stasiun-stasiun telivisi pun mulai gencar menampilkan kembali anime, seperti: Saint Seiya, Dragon Ball, SailorMoon, dan masih banyak lagi. Anime pun mendapatkan respon positif dari para penggemarnya dan masih tetap eksis meskipun sebagai kelompok minoritas dan secara tidak langsung mendukung Anime di indonesia.
   Kemudian tahun-tahun terakhir ini anime pun mulai kembali trend lagi di indonesia. Hal itu bisa dilihat dengan kepopuleran Crayon Shinchan dan Pokemon, paling kontroversial sekaligus menghebohkan pada tahun-tahun yang kebelakang. Hal itu bisa dapat dilihat dengan banyaknya tayangan anime di stasiun-stasiun televisi, dan beberapa anime yang mendominasi seperti: Doraemon, Inuyasha, Ghost At School, Naruto, Beyblade, Digimon, HunterxHunter, dan masih banyak yang lainnya.
 Pada tahun 1980-1990
  Berawal dari Ultraman, Google V hingga Anime yang klasik seperti: Gundam, Voltus V, Macross bahkan sampai Dorama Klasik Oshin, dan sedikit demi sedikit masyarakat Indonesia pun mulai mengenal Anime. Untuk pertama kalinya anime masuk ke indonesia pada tahun 1980  langsung menjadi hal yang trend. Dan hal ini menyebabkan anime menjadi pelopor eksistensi anime di Indonesia. Masyarakat mengenal Anime pada pertama kalinya, yang sangat berbeda sekali dengan animasi yang dibuat oleh Eropa Barat dan Amerika yang sebelumnya memdominasi animasi di Indonesia. Anime dipandang oleh masyarakat Indonesia sebagai suatu hiburan baru yang menarik sekaligus unik, oleh karena itu anime dengan cepat memperoleh popularitas. Penonton Anime pada masa itu lebih banyak didominasi oleh anak-anak.
     Pada saat itu TVRI adalah satu-satunya stasiun telivisi di Indonesia yang turut berperan menayangkan anime di Indonesia. Pada saat itu diawali dengan penayangnya Kum-Kum (Wanpaku Omukasi Kum-kun, dan sejak saat itu dengan secara perlahan Anime menjadi trend.

    Dan pada tahun-tahun selanjutnya anime mengalami pasang-surut dan bahkan pada saat itu pernah  berhenti sejenak dengan berakhirnya era video beta pada akhir tahun 1980, hal itu pun stasiun telivisi lebih banyak menayangkan animasi dari Eropa dan Amerika karena dianggap lebih mudah mendapatkan popularitas. Dan anime pun mulai pudar sedikit demi sedikit Anime di tinggalkan oleh masyarakat. Akan tetapi bagi para penggemar Anime yang sesungguhnya tidak hanya sekedar mengikuti arus, Anime masih trend meskipun dalam kelompok minoritas diantara dominasi animasi buatan Amerika terutama Disney.

0 comments: